i am
Jumat, 27 Agustus 2010
Minggu, 22 Agustus 2010
mother, i love you
no better treasure could I more love
I stand here beside your bed as I pray
I lay my hand on your head and I say:
Chorus:
May you grow up to serve Him
all of your days
May He lead you and guide you
in all of your ways
May He bless your future with
friendships that last
May you cherish your youth
and not grow up too fast
Verse:
I stare in wonder at your tiny frame
Just to think God knows you by name
He knows every hair on your head
He knows your thoughts before they are said
Chorus:
May you grow up to serve Him
all of your days
May He lead you and guide you
in all of your ways
May He bless your future with
friendships that last
May you cherish your youth
and not grow up too fast
Prayer:
May God grant you peace
in the midst of a storm
May God give you strength even
when you’reforlorn
May you answer the door when
Jesus comes knocking
May wisdom guide when
your mouth is talkin’
May discretion protect you
and keep you pure
May you never stumble
or fall for a lure
May your heart remain humble
to the very end
May uprightness and truth
be what you defend
May the world not ensnare
or change who you are
May the light that's within you
shine like the stars
May angels surround you
body, spirit, mind
May favor and peace be yours to find
May rejection and pain
never reach you
May your spirit grow bold
for what you’re called to
Chorus:
May you grow up to serve Him
all of your days
May He lead you and guide you
in all of your ways
May He bless your future with
friendships that last
May you cherish your youth
and not grow up too fast
Singing:
As you rest in God’s care I will rest too
Knowing that Jesus is watching over you
Amen
Hannah speaks: I love you, Mommy…
A Mother’s Prayer (HANNAH'S SONG) Words by Rachel Aldous
i just love the lyrics..
Telaga Cermin

Suatu ketika di sebuah sabana, berkumpullah kelompok harimau. Di kelompok itu, juga tinggal beberapa harimau muda yang baru mulai belajar berburu. Ada seekor harimau muda yang terlihat menjauh dari kelompok itu. Dia ingin mencari tantangan.
Kaki-kaki mudanya melintasi rumput-rumput yang belum terjamah. Matanya terlihat waspada mengawasi sekitarnya. Tanpa disadari, kakinya menuju sebuah telaga yang menjorok ke dalam. Airnya begitu bening, memantulkan apa saja yang terlihat di atasnya. Sang harimau muda terkejut, ketika dilihatnya ada seekor harimau lain di sana. "Hei...ada harimau lain yang tinggal di dalam air."
Kucing besar itu masih tertegun ketika melihat harimau di telaga itu selalu mengikuti setiap gerak-geriknya. Ketika dia mundur menjauh, harimau dalam telaga itu pun ikut menghilang. Sesaat kemudian, harimau itu menyembulkan kepalanya, oh, ternyata harimau telaga itu masih ada. Dipasangnya senyum persahabatan, dan ada balasan senyum dari arah telaga. "Akan kuberitahu yang lain. Ada seekor harimau baik hati yang tinggal di tempat ini."
Kabar tentang harimau dalam telaga itu pun segera diberitahukannya. Ada seekor harimau lain yang tertarik, dan ingin membuktikan cerita itu. Setelah beberapa saat, sampailah dia di telaga itu. Dengan berhati-hati, hewan belang itu memperhatikan sekeliling. Ups..kakinya hampir terperosok ke dalam telaga. Dia terlihat mengaum, seraya menyembulkan kepalanya ke arah lubang telaga. "Hei...ada harimau yang sedang marah di dalam sana," begitu pikirnya dalam hati. Harimau itu kembali menyeringai, memamerkan seluruh taring miliknya. Dia menunjukkan muka marah. Ohho, ternyata harimau dalam telaga pun tak kalah, dan melakukan tindakan serupa.
"Ah, temanku tadi pasti berbohong." Tak ada harimau baik dalam telaga itu. Aku hampir saja dimakannya. Lihat, wajahnya saja terlihat marah, dan selalu menggeram. Aku tak mau berteman dengan harimau dalam telaga itu." Harimau yang masih marah itu segera bergegas pergi. Rupanya ia tidak menyadari bahwa harimau dalam telaga itu, sesungguhnya adalah pantulan dari dirinya.
***
Pandangan orang lain, sama halnya dengan cermin dan telaga, adalah pantulan dari sikap kita terhadap mereka. Dugaan dan sangkaan yang kerap muncul, bisa jadi adalah refleksi dari perlakuan kita terhadap mereka. Baik dan buruknya suatu tanggapan, tak lain merupakan balasan dari diri kita sendiri. Layaknya cermin dan air telaga, semuanya akan memantulkan bayangan yang serupa. Tak kurang dan tak lebih.
Agaknya kita perlu mencari sebuah cermin besar untuk berkaca. Menatap seluruh wajah kita, dan mengatakan kepada orang di dalam cermin itu. Tataplah dalam-dalam, seakan ingin menyelami seluruh wajah itu dan berkata, "Sudahkah saya menemukan wajah yang bersahabat di dalam sana?" Teman, cobalah menatap wajah kita dalam-dalam, dan cobalah jujur menjawabnya, "Sudahkah kita temukan wajah yang bersahabat di dalamnya?"
Seribu teman masih kurang... satu musuh terlalu banyak ....
Lets Make Love not War !
Lets Make Friends not Enemies !
Sabtu, 21 Agustus 2010
best friend?

Enam tes penting untuk mengetahui apakah seseorang adalah teman sejati anda !
- PerhatianSalah satu kriteria penting dalam menilai seorang teman adalah seberapa perhatian dia pada kehidupan anda. Katakan padanya hal penting yang terjadi dalam hidup anda dan lihatlah apakah dia menanggapi dan mencari tahu lebih jauh. Jika dia tidak melakukan itu, maka hubungi dia lagi dan lihatlah apakah dia menyinggungnya. Terakhir, jika dia tidak menyinggungnya, berilah isyarat dan lihatlah apakah dia mengingat percakapan anda sebelumnya tentang hal itu ataukah tidak.
- KesetiaanCeritakan rahasia seorang teman dekat anda dan lihatlah apakah dia berkomentar ataukah tidak. Seorang teman sejati mengetahui arti kepercayaan dalam sebuah hubungan. Pastikan bahwa dia tampak keberatan karena anda telah menceritakan rahasia seorang teman pada orang lain.
- KebanggaanSiapa pun dapat menghibur kesedihan anda, karena mereka merasa menjadi orang baik setelah melakukannya. Tetapi, lihatlah siapa yang menepuk pundak anda ketika anda sukses menjalankan suatu pekerjaan. Orang-orang yang tidak cemburu dan iri akan melakukan hal itu. Seorang teman sejati akan bangga dengan prestasi anda, bukannya iri dengan kesuksesan anda. Lihatlah apakah dia mendatangi anda ketika anda menerima berita baik, bukan hanya berita buruk. Banyak orang yang bersedia "menghibur" tatkala kenyataan membelakangi apa yang anda harapkan. Tetapi, lebih sulit menemukan orang yang mengucapkan selamat kepada anda tatkala segalanya berjalan sesuai keinginan anda.
- KejujuranTeman sejati adalah teman yang mau memberitahukan hal-hal yang tak ingin anda dengar. Dia rela anda benci jika apa yang dia lakukan bermanfaat untuk anda. Apakah dia mau mengatakan hal-hal bermanfaat untuk anda sekalipun dia tahu bahwa hal itu dapat membuat anda kecewa padanya?
- PenghargaanKatakanlah padanya bahwa ada sesuatu yang menyenangkan, sesuatu yang baik, yang sedang terjadi dalam hidup anda, tetapi anda lebih suka untuk tidak membicarakannya saat itu. Lalu lihatlah apakah dia mendesak anda untuk menceritakan atau tidak. Ada perbedaan antara rasa ingin tahu dan perhatian. Jika dia menunjukan sikap bahwa "dia harus tahu", berarti dia hanya tertarik pada gosip dan bukan pada anda. Teman yang baik akan menghormati harapan-harapan anda dan memberi anda kesempatan untuk meraih nya, tanpa memaksa keingintahuannya. Dia mungkin akan terus menyinggungnya karena tertarik, tetapi dia tidak akan serta merta dan terus menerus mendesak anda untuk menceritakannya apabila anda sudah menegaskan bahwa anda tidak ingin menceritakannya sekarang. Alasan mengapa anda harus menggunakan "misteri" positif, bukannya negati adalah karena jika seorang teman yang baik anda beritahukan bahwa sesuatu yang salah atau buruk sedang menimpa anda, dia akan berusaha keras untuk mengetahuinya saat itu juga, karena dia perhatian pada anda. Jadi, anda tidak dapat menguji penghargaannya dengan misteri negatif.
- PengorbananApakah dia mau mengorbankan sesuatu jika hal itu bisa membuat anda senang? relakah dia mengorbankan kesenangannya sendiri untuk kebahagiaan anda? Siapa yang memutuskan apa yang akan anda lakukan? Apakah arti "kompromi" menurut dia? ketika situasi beresiko tinggi sedang menimpa anda, kebanyakan orang berhamburan pergi untuk melindungi kepentingan mereka sendiri. Perhatikanlah, apakah dia satu-satunya orang yang berpikir atau berencana untuk membantu anda "keluar dari selamat", ataukah dia tampak mendahulukan, dan berusaha menyelamatkan, kepentingan sendiri.
so, jika teman anda lulus dalam 4 hingga 6 poin tes di atas, kemungkinan besar anda telah mendapatkan teman baik yang bisa diandalkan. Jika dia hanya lulus dalam 3 poin atau kurang, anda mungkin perlu meninjau ulang pertemanan anda dengannya, atau membicarakan hal ini kepadanya. Tentu saja, karena kita mengalami banyak hal dalam kehidupan ini, kita mungkin saja bingung dan secara tak sadar menjadi kurang peka. Jadi sebaiknya, pengukuran hubungan kita dengan 6 fektor ini dilakukan dalam jangka waktu tertentu, bukan hanya dalam sehari..
adopted from : "Agar siapa saja mau melakukan apa saja untuk anda" - David J. Lieberman, Ph.D
semoga berguna :D
Langganan:
Komentar (Atom)